Jumat, 06 Juli 2012

Menjadi Pribadi yang bermanfaat

Minggu, 24 Juni 2012

NAIK HAJI JARAK DEKAT

Raudhah adalah sebuah tempat yang terletak di dalam masjid Nabawi
Madinah, antara mimbar dan maqam Nabi SAW. Tempat ini selalu
menjadi rebutan bagi para calon/jamaah haji. Masjid Nabawi
ditutup jam 23:00 dan dibuka kembali pk 03:00 untuk perawatan
(kondisi sebelum tahun 2008). Menjelang pintu masjid dibuka,
ribuan jamaah sudah berkerumun di depan pintu. Mereka berlari
cepat saat pintu masjid dibuka, berlomba-lomba untuk dapat
menempati Raudhah. Wus, wus, wus! Subhanallah...

Mengapa sampai sedemikian hebatnya mereka berlomba untuk
menempati Raudhah? Ada apa di balik tempat tersebut? Ternyata
jawabnya adalah karena Raudhah adalah maqam mustajabah (tempat
yang mustajab untuk berdoa). Pantaslah, kalau menjadi rebutan.

Maqam mustajabah juga banyak terdapat di masjid Haram, Mekah.
Berbahagialah bagi yang diberi kesempatan untuk menunaikan ibadah
haji, karena mereka dapat meraup keuntungan menempati maqam
mustajabah, tempat yang doanya mustajab.

Ketahuilah....., atas berkat rahmat Allah: Sesungguhnya [tidak
usah jauh-jauh] di kampung kita masing-masing juga ada maqam
mustajabah, seperti Raudhah di Madinah atau tempat-tempat
tertentu di Mekah, yaitu di masjid kita sendiri pada saat antara
adzan dan iqamat. Sebagaimana sabda nabi: “Doa yang dipanjatkan
oleh seseorang di antara waktu adzan dan iqamat, tidak akan
ditolak” (HR Abu Daud & Tirmidzi).

Karena itu, ayo shalat berjamaah di masjid… gunakan kesempatan
emas ini untuk berdoa kepada Allah. Jadi, anda bisa seperti naik
haji jarak dekat bukan?

STOP! JANGAN KELUAR RUMAH, KECUALI...

Berapa kali anda dalam sehari keluar rumah? Sadarkah anda bahwa
“kecelakaan dan kemaksiatan” lebih besar peluangnya terjadi di
luar rumah? Mari kita lihat: orang tertabrak motor, menabrak
mobil, kena copet, dimarahi atasan, marah pada orang lain,
dipukul orang, selingkuh, korupsi… dll semua terjadi di luar
rumah bukan?

Karena itu, agar lebih aman anda jangan keluar rumah, kecuali
mengikuti anjuran Rasulullah SAW yang tertuang dalam hadits sbb:
“Apabila seseorang keluar dari rumahnya dan berdoa Bismillaahi
tawakkaltu alallaah la haula walaa quwwata illa billaah (dengan
nama Allah, aku bertawakal kepada-Nya, tiada upaya dan kekuatan
kecuali dengan pertolongan-Nya), niscaya akan dikatakan
kepadanya, “Cukup bagimu, engkau telah diberi petunjuk dan
dilindungi.” Syetanpun akan menjauh darinya” (HR Tirmidzi).

Dalam riwayat lain: “Maka pada saati itu dikatakan kepadanya,
”Anda telah diberi petunjuk, dicukupkan dan dilindungi.” Maka
akan menjauhlah syetan darinya, dan syetan yang lain akan berkata
“Bagaimana engkau dapat menggelincirkan seseorang yang telah
diberi petunjuk, dicukupkan dan dilindungi?” (HR Nasai, Ibnu
Hibban dan Abu Daud).

Sdr/i Visitor Melati Taqwa
mengingat hikmahnya yang luar biasa, mari biasakan selalu
membaca doa tersebut setiap kali kita keluar rumah, walu hanya
untuk membeli kerupuk di warung sebelah.

RAHASIA MENGATASI GANGGUAN JIN

Apa kabar Saudaraku? Semoga anda tetap dalam
lindungan-Nya. Berikut adalah kisah nyata (hadits shahih) tentang
dialog manusia dengan jin. Semoga kita dapat memetik hikmahnya...

Dari Ubay bin Kaab RA, dahulu mereka memiliki suatu wadah tempat
mengeringkan kurma. Di dalam wadah itu terdapat biji kurma. Pada
suatu hari mereka mendapati jumlah kurma di dalamnya berkurang.
Maka pada suatu malam mereka menjaganya dan tiba-tiba ada suatu
makhluk seperti seorang anak yang berumur baligh. Lalu akupun
memberinya salam dan ia menjawabnya. Aku berkata, “Engkau manusia
atau jin?” Makhluk itu menjawab, “Jin.” Aku berkata
“Perlihatkanlah tanganmu!” Ternyata tangan itu adalah tangan
anjing dan rambutnyapun rambut anjing. Aku berkata, “Beginikah
bentuk jin?” Jin itu menjawab, “Engkau telah mengenal bentuk jin,
tetapi diantara mereka ada lagi yang lebih menakutkan dariku.”
Aku bertanya, “Mengapa engkau mencuri?” Jin itu menjawab, “Aku
mendengar bahwa engkau adalah orang yang gemar bersedekah, karena
itu, aku ingin mendapatkan sebagian dari makananmu.” Aku
bertanya, “Apa yang dapat menghalangi kalian (golongan jin) dari
mengganggu kami?” Jin itu menjawab, “Ayat Kursi.” Setelah itu,
akupun meninggalkannya, dan keesokan harinya aku mendatangi
Rasulullah SAW dan menceritakan perihal tersebut. Lalu beliau
Rasul bersabda, “Makhluk buruk itu berkata benar”. (HR Ibnu
Hibban).

Sdr/i Visitor Melati Taqwa,
Inilah salah satu hikmah ayat Kursi! Mari kita gunakan senjata
ini untuk menangkal gangguan jin…

PENTINGNYA MENUNTUT ILMU

Assalamu alaikum Visitors Melati Taqwa,
ini adalah mutiara ilmu yang akan hadir menemani anda...

Mari kita bersyukur atas nikmat berkesempatan untuk memulai
menunut ilmu agama. Semoga ini akan memperbaiki hidup kita,
sesuai sabda Nabi: “Barangsiapa yang dikehendaki Allah menjadi
orang baik, maka Allah menggerakkan ia belajar ilmu agama sampai
pandai.” (HR Bukhari).

Beberapa hikmah menuntut ilmu (agama) lainnya adalah:

1.Berada di jalan Allah
“Barang siapa yang keluar rumah untuk menuntut ilmu, berarti dia
berada di jalan Allah hingga pulang” (HR Turmudzi)

2.Mendapatkan pahala yang mengalir terus menerus
“Jika anak adam meninggal dunia, maka terputuslah amalnya
kecualai 3 hal, yaitu shadaqoh jariyah, ilmu yang bermanfaat,
anak shaleh yang selalu mendoakan orang tuanya.”(HR Muslim)

3.Agar tidak terlaknat
“Dunia dan seisinya terlaknat, kecuali yang memanfaatkannya demi
kepentingan dzikrullah dan yang serupa dengan itu, para ulama dan
orang-orang yang menuntut ilmu” (HR Turmudzi)

4.Ditinggikan derajatnya
“Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan
orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat”.

5.Dimudahkan jalan menuju surga
“Barang siapa menempuh jalan untuk menentut ilmu agama, pasti
Allah membuat mudah baginya jalan menuju surga” (HR Muslim)

Karena itu Saudaraku, dengan menuntut ilmu semoga
kita menjadi orang baik, tetap berada di jalan Allah, memiliki
pahala yang terus mengalir meskipun sepeninggal kita, tidak
terlaknat, ditinggikan derajatnya dan dimudahkan Allah menuju
surga. Amin